Strategi Marketing Politik Partai Nasdem Kota Jogja Menyongsong Pemilihan Legislatif 2024

Main Article Content

Muhammad Pengkuh Wedhono Jati
Olan Suparlan

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana Strategi Marketing Politik Partai Nasdem Yogyakarta dalam menyongsong pemilihan legislatif 2024 dengan analisis marketing mix 4P. Partai Nasdem di Kota Jogja merupakan salah satu partai dengan perolehan suara yang terus berkembang, pada tahun 2014 Partai Nasdem hanya memperoleh 1 kursi DPRD dan bergabung dengan fraksi PDIP, namun pada tahun 2019 Partai Nasdem memperoleh lonjakan suara yang cukup signifikan dengan mendapatkan 4 kursi sehingga bisa membuat fraksi sendiri. Penelitian ini memfokuskan pembahasan mengenai bagaimana strategi Partai NAsdem Jogja dalam upaya mencitrakan diri di masyarakat untuk persiapan pemilu legislatif 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan cara pemilihan responden menggunakan purposive sampling. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan empat tahap yakni: 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, 3) Penarikan kesimpulan, dan 4) Reliabilitas dan Validitas. Informan dalam penelitian ini adalah ketua Bapilu Nasdem Kota Jogja, anggota DPRD Kota Jogja fraksi Nasdem. Dengan menggunakan model marketing mix politik bauran 4P, 1) Produk Politik, 2) Promosi Politik, 3) Harga Politik, 4) Tempat. Hasil penelitian ditemukan bahwa dalam Produk PolitikPartai Nasdem mempunyai slogan “Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia” sebagai ideologi partai dan spirit dalam pengabdiannya di masyarakat. Promosi Politik dalam lingkup seputar Kota Jogjakarta media promosi yang balih, media social seperti facebook, Instagram, twitter. Isi konten yang dijadikan media promosi oleh partai Nasdem adalah sesuai segmen yang akan dijangkau misal konten yang sasarannya pemilih muda, segmen masyarakat religious dan lain sebagainya. Harga Politik pengurus DPD Nasdem Kota Jogja mengatakan bahwa sumber dana didapat dari Dana Banpol, dana bantuan politik sesuai pada Peraturan pemerintah Nomor 1 Tahun 2018 utamanya bagi partai yang mempunyai kursi di DPRD. Biaya ekonomi partai Nasdem Jogja lainnya dengan iuran anggota DPRD fraksi Nasdem dan mandiri. Tempat Politik  DPD Nasdem Kota Jogja mendistribusikan kader-kadernya terutama kader yang menduduki kursi DPRD Kota Jogja dengan memperluas jaringan-jaringan dari kampung-kampung hingga RT-RW melalui kegiatan PKK, Posyandu dan forum bangk sampah dimana sampah masih menjadi masalah di Kota Jogja sehingga masyarakat dapat merasakan secara langsung sumbangsih kinerja dari DPD Nasdem Kota Jogja yang diwakii oleh anggota legislative mereka.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Jati, M. P. W., & Suparlan, O. (2024). Strategi Marketing Politik Partai Nasdem Kota Jogja Menyongsong Pemilihan Legislatif 2024. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(2), 747–759. https://doi.org/10.56799/ekoma.v3i2.2874
Section
Articles

References

Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai NasDem (AD/ART Partai NasDem

McNair, B. 2017. An introduction to political communication. (Vol. 5). Taylor & Francis.

Andriana, N. 2022. Pandangan Partai Politik Terhadap Media Sosial Sebagai Salah Satu Alat Komunikasi Politik Untuk Mendekati Pemilih Muda (Gen Y Dan Z): Studi Kasus PDI-P Dan PSI. Jurnal Penelitian Politik, 19 (Juni), 51-66.

Harris, P. 2001. Commentary‐Machiavelli, Political Marketing and Reinventing Government. European Journal of Marketing, 35 (October), 1136-1154.

Bastian, Asep Ferry. 2022. Strategi Marketing Mix Politik dalam Pemenangan Pilkada, Suatu Pendekatan Praktik dan Akademik. Jakarta. PT. Pustaka Obor Indonesia.

Cangara. 2014. Komunikasi Politik : Konsep, teori dan Strategi. Depok. Rajawali Pers

Nimmo, D. Terj. & Tjun Surjaman. 2010. Komunikasi Politik : Khalayak dan Efek. Bandung. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. 2016. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung. CV Alfabeta.

Moleong, L. J. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif.. Bandung. PT Remaja Rosdakarya