Aturan Kewajiban Pembagian Tirkah Menurut Konsep Fiqih Prioritas atau Fiqh Al-Awlawiyyat

Main Article Content

Lutfia Rahmawati

Abstract

Fiqh al-awlawiyyat is a discipline that focuses on placing an entity in its rightful position through the application of comprehensive standards known as dhawabith al-awlawiyyat. These standards are assessed through various aspects such as the level of benefit, efforts to avoid harm, and the efficiency of their implementation. This article is the result of literature research applying a normative juridical approach. The method used is descriptive analysis with primary sources in the form of literature on fiqh al-awlawiyyat. Additionally, secondary sources include literature on fiqh and ushul al-fiqh relevant to the research variables. The research findings indicate that the distribution of tirkah obligations involves several aspects, including the obligation to distribute joint ownership rights, the obligation to distribute funeral management costs, the obligation to distribute deceased debts settlement costs, the obligation to distribute wills, and the obligation to distribute inheritance assets.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rahmawati, L. (2024). Aturan Kewajiban Pembagian Tirkah Menurut Konsep Fiqih Prioritas atau Fiqh Al-Awlawiyyat. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(4), 850–861. https://doi.org/10.56799/ekoma.v3i4.3365
Section
Articles

References

Ahmad. (2001). Musnad Ahmad. Muassanah Ar Risalah.

Al-Anshari. (2001). Fath Al-Wahhab bi Syarhi Manahij At-Thullab. Dar Al-Fikr.

Al-Bukhari, M. (1993). Shahih Al-Bukhari (Al-Bugha (ed.); 5th ed.). Dar Ibnu Katsir.

Al-Bukhari, M. (2001). Shahih Al-Bukhari. Dar Thauqinnajah.

Al-Hanafi, M. (1966). Radd al-Muhtar ‘ala al-Dur al-Mukhtar (2nd ed.). Dar Al-Fikr.

Al-Munajjid, S. (2009). Intisari Fiqih Islam (2nd ed.). Pustaka La Raiba Bima Amanta.

Al-Qardhawi, Y. (1995). Fi Fiqh al-Aulawiyat : Dirasah Jadidah fi Dhau’ Al-Qur’an wa Al-Sunnah. Perpustakaan Wahbah.

Al-Qur'an dan terjemahannya, Departemen Agama RI

Al-Qurthubi, M. (1964). Tafsir Al-Qurthubi (2nd ed.). Dar Al-Kutub Al-Mishriyah.

Al-Sabouni, M. (2005). Hukum Warisan Menurut Al-Qur’an dan Sunnah. . Dar Al-Kutub Al-Islamiya.

Al-Wakili. (1997). Muhammad. Fiqh al Awlawiyyat: Dirasah fi al-Dawabit. The International Institute of Islamic Thought.

An-Naisaburi, M. (1955). Shahih Muslim. Dar Ihyaitturas Al-‘Arabi.

Ar-Ramli, M. (1984). Nihayah Al-Muhtaj dan Syarh Al-Minhaj. Dar Al-Fikr.

Armansyah, A. (2020). Batasan Nafkah Yang Wajib Diserahkan Seorang Suami Kepada Istri. Sangaji : Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum, 2(2), 183–201. https://doi.org/https://doi.org/10.52266/sangaji.v2i2.397

Cheema, S. (2021). Pembagian warisan menurut hukum Islam: Penilaian kalkulator warisan online. Jurnal Pemikiran Dan Peradaban Islam, 11(1).

Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah. (2023). Panduan Praktis Pembagian Waris. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

Elba Fitrah Mandiri Sejahtera. (2012). Al-Kaffah : Al-Qur’an Tafsir Perkata Kode Tajwid Arab. Al-Fatih Berkah Cipta.

Firdaweri. (2017). Kewajiban Ahli Waris Terhadap Harta Peninggalan. ASAS : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi Dan Kebudayaan Islam, 9(2), 70–89.

Imran, M. (2020). Pelaksanaan Pembagian Harta Bersama dalam Perkawinan Poligami Setelah Perceraian. Jure Penuh, 9(1), 16–35.

Kamaruddin, N. (2018). Hak Waris Sebelum Dibagikan kepada Ahli Waris. In E-Book Pengelolaan Masjid, Zakat dan Wakaf 2018 (IMAF 2018) (pp. 254–264).

Manzhur, M. (1993). Bahasa Arab (3rd ed.). Dar Shadir.

Mazlan, M. F., & Muda, M. Z. (2022). Status Hak Cipta Sebagai Harta Sepencarian Menurut Perspektif Perundangan Syariah. Kanun, 1, 23–44.

Muhammad. (2001). Shahih Al-Bukhari (8th ed.). Dar Thauqinnajah.

Muhibbin, M., & Wahid, A. (2009). Hukum Kewarisan Islam sebagai pembaruan Hukum Positif Di Indonesia. Sinar Grafika.

Nawawi, K. (2013). Harta Bersama Menurut Hukum Islam dan Perundang-undangan di Indonesia. Mizan : Jurnal Ilmu Syariah, 1(1), 1–16.

Nurhayati. (2018). Memahami Konsep Syariah, Fikih, Hukum Dan Ushul Fikih. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 2(2), 124–134.

Rusydi, I. (2004). Bidayah al-Mujtahid wa Nihayah al-Muqtashid. Dar Al-Hadits.

Sari, F. F. (2020). Peran Istri Dalam Membantu Perekonomian Keluarga Ditinjau Dari Ekonomi Islam (Studi Kasus Pedagang Pasar Tradisional Kedurus – Karang Pilang Surabaya. Jurnal Ekonomi Islam, 3(1), 157–166.

Solihah, C. (2017). Harta Pasca Kematian Seseorang (Sosialisasi Hukum Warist Islam). JE (Journal of Empowerment), 1(2), 139–152.

Wahyudi, F. (2021). Interpretasi pasal 97 khi tentang pembagian harta bersama dalam perspektif maqashid syariah. 1–20.

Zubaidi, Z. (2020). Tanggapan Ulama Dayah Terhadap Pembagian Harta Bersama Menurut Pasal 97 KHI. Media Syari’ah, 22(1), 30–47.