Analisis Foregrounding Pada Puisi “Antara Tiga Kota” Karya Emha Ainun Nadjib

Authors

  • Pinulih Mulqi Anisawenda Rumidah Universitas Lampung
  • Munaris Munaris
  • Heru Prasetyo

DOI:

https://doi.org/10.56799/jceki.v3i1.1849

Keywords:

Analysis, foregrounding, poetry

Abstract

Dalam sebuah puisi, biasanya pengarang menggunakan foregrounding untuk menarik fokus
perhatian pembaca. Selain itu, foregrounding juga digunakan pengarang sebagai sarana
pengedepanan hal yang ingin disampaikan. Kajian ini bertujuan untuk mengungkap
foregrounding dalam puisi “Antara Tiga Kota” karya Emha Ainun Nadjib. Untuk mencapai
tujuan tersebut, kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data
menggunakan teknik catat. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam puisi “Antara Tiga
Kota” karya Emha Ainun Nadjib terdapat banyak foregrounding yang dihasilkan dari gaya
bahasa repetisi, personifikasi, alegori, metafora, asonansi, dan aliterasi. Gaya bahasa tersebut
memberikan efek-efek pengedepanan, penegasan, pementingan, dan pengaktualan.
Kata-kata kunci: Analisis, foregrounding, puisi
Abstract
In a poem, the author usually uses foregrounding to attract the focus of the reader's
attention. Besides that, foregrounding is also used by the author as a means of
prioritizing what he wants to convey. This study aims to reveal the foregrounding in the
poem "Antara Tiga Kota" by Emha Ainun Nadjib. To achieve this goal, this study uses a
qualitative approach. Data collection techniques using note-taking techniques. The
results of the study show that in the poem "Antara Tiga Kota" by Emha Ainun Nadjib
there is a lot of foregrounding resulting from repetition, personification, allegory,
metaphor, assonance, and alliteration. The style of language gives the effects of
prominence, emphasis, emphasis, and actualization.
Keywords: Analysis, foregrounding, poetry

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aryana, P. S. (2016). Karakteristik dan Fenomena Kumpulan Puisi Akun Instagram

Sajak. HUMANIS, 276.

Farhana, N. d. (2021). Deviasi dan Foregrounding dalam Cuitan Twitter @cursedkidd:

Kajian Stilistika. Seminar Sastra, Bahasa, dan Seni (Sesanti), 171.

Luxemburg, J. V. (1984). Pengantar Ilmu Sastra (terjemahan Dicj Hartoko). Jakarta:

Gramedia.

Moleoeng, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja

Rosdakarya.

Munaris. (2022). Imaji dalam Puisi Tanah Air Mata karya Sutardji Calzoum Bachri.

Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya), 191.

Nadjib, E. A. (1997). Antologi Puisi XIV Penyair Yogya. Malioboro.

Nurgiyantoro. (2014). Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Prasetyo, dkk. (2021). Analisis Gaya Bahasa Puisi Sumpah Abadi karya Dee Lestari:

Kajian Stilistika. Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya), 52.

Downloads

Published

2023-06-15

How to Cite

Rumidah, P. M. A., Munaris, M., & Heru Prasetyo. (2023). Analisis Foregrounding Pada Puisi “Antara Tiga Kota” Karya Emha Ainun Nadjib. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(1), 17–23. https://doi.org/10.56799/jceki.v3i1.1849

Issue

Section

Articles